Lima belas Mei lalu Bali telah memilih Cagub dan Cawagub yang akan memimpin Bali kedepan. Bali sebagai tempat wisata sudah melalui proses demokrasi untuk memilih pemimpin. Dua pasang kandidat bertarung dalam pemilihan Gubernur kali ini. Gubernur Mangaku Pastika dan wakilnya Puspayoga saling berhadapan padahal sebelumnya mereka adalah Gubernur dan Wakil gubernur.
Hampir dua juta pemilih telah menggunakan hak pilihnya, hasil hitung cepat sementara ada beberapa versi. Masing-masing kandidat dinyatakan menang tipis oleh beberapa hasil hitung cepat. Hal ini membuat para kandidat menahan diri untuk merayakan kemenangan dan menunggu hasil perhitunang KPUD di tanggal 27 mei.
Siapapun yang nantinya terpilih diharapkan mampu membawa Bali kearah kemajuan. Mampu menjaga keamanan Bali karena sebagai penjual jasa pariwisata keamanan adalah yang utama. Gubernur yang akan datang hendaknya mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dimilik Bali.
Pihak yang kalah muda-mudahan bisa menerima dengan lapang dada dan kalaupun ada dugaan kecurangan sebaiknya menempuh jalur hukum ketimbang menggunakan cara-cara yang tidak elok untuk mengekspresikan ketidak puasan terhadap hasil pemilihan.
Artikel yang menarik untuk andaPemilihan berlangsung damai dan tidak ada kendala yang berarti. Mungkin orang Bali malas ribut, lagi pula Bali hidup dari pariwisata. Jika Bali tidak aman, masyarakat Bali sendiri yang rugi. Setiap orang punya pilihan masing-masing sesuai dengan keyakinannya namun semua itu jangan sampai membuat tali persaudaraan kita terputus.
Tips liburan murah ke Bali
Empat hari ke Bali enaknya kemana saja?
Pantai tempat watersport yang asik di Bali
Hampir dua juta pemilih telah menggunakan hak pilihnya, hasil hitung cepat sementara ada beberapa versi. Masing-masing kandidat dinyatakan menang tipis oleh beberapa hasil hitung cepat. Hal ini membuat para kandidat menahan diri untuk merayakan kemenangan dan menunggu hasil perhitunang KPUD di tanggal 27 mei.
Siapapun yang nantinya terpilih diharapkan mampu membawa Bali kearah kemajuan. Mampu menjaga keamanan Bali karena sebagai penjual jasa pariwisata keamanan adalah yang utama. Gubernur yang akan datang hendaknya mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dimilik Bali.
Pihak yang kalah muda-mudahan bisa menerima dengan lapang dada dan kalaupun ada dugaan kecurangan sebaiknya menempuh jalur hukum ketimbang menggunakan cara-cara yang tidak elok untuk mengekspresikan ketidak puasan terhadap hasil pemilihan.





